Beberapah Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Baju Baru

Membeli pakaian baru adalah salah satu kebiasaan buruk banyak orang yang dapat menyebabkan limbah mode. Bagaimana tidak Coba periksa lemari pakaian Anda, berapa banyak pakaian yang masih cocok untuk dipakai, jarang dipakai atau tidak pernah dipakai?

Terutama ketika Anda membutuhkan kemeja pada hari-hari tertentu, itu hanya akan dipakai sekali atau dua kali. Bisakah Anda bayangkan seperti apa tumpukan itu? Dan pada akhirnya pakaian itu dibuang.

Sekarang, sebelum membeli pakaian baru, Anda harus mengetahui teori “Buyerarchy of Needs” yang dikembangkan oleh Sarah Lazarovic. Awalnya, teori ini diperoleh dari seorang psikolog bernama Abraham Maslow. Teori ini akan memberi Anda beberapa opsi yang dapat Anda buat sebelum memutuskan untuk membeli pakaian baru.

Buyerarchy of Needs terdiri dari 6 elemen, yaitu menggunakan apa yang Anda miliki, meminjam, menukar, menabung, membuat dan membeli. Anda dapat melihat pada gambar berikut:

Use What You Have

Sebelum membeli pakaian baru, mengenakan pakaian yang sudah ada adalah pilihan pertama yang bisa Anda buat. Anda dapat mencampur dan mencocokkan pakaian lama agar menonjol, baik dalam warna maupun model.

Selain itu, Anda juga bisa mengubah bentuk pakaian lama Anda saat menjahit kembali. Misalnya, mengganti gaun untuk jumpsuit atau mengganti kardigan yang tidak digunakan untuk gaun yang indah.

Baca juga : Jasa Konveksi Jaket

Borrow

Mungkin bagi sebagian orang “meminjam pakaian” itu memalukan atau tidak biasa. Namun pada hari-hari tertentu, meminjam pakaian adalah pilihan yang tepat alih-alih membeli pakaian baru yang tidak akan pernah bisa Anda pakai lagi.

Anda mungkin dapat meminjam pakaian dari anggota keluarga atau teman yang memiliki ukuran tubuh yang sama.

Swap

Mengganti atau menukar pakaian juga merupakan pilihan terbaik sebelum memutuskan untuk membeli pakaian baru. Anda bisa menukar pakaian yang Anda miliki dengan pakaian keluarga, teman sekelas, atau rekan kerja.

Dan bagi Anda yang tinggal di Jakarta, Bandung, Bali atau Yogyakarta, Anda dapat bergabung dengan kampanye #TukarBaju yang diselenggarakan oleh Zero Waste Indonesia.

Kampanye ini adalah solusi untuk mengurangi limbah mode di Indonesia. Yang tersisa hanyalah membawa maksimal 5 potong, pilih pakaian yang Anda sukai dan tukarkan untuk mendapatkan pakaian baru. Menarik bukan?

Thrift

Menyimpan di sini berarti membeli pakaian yang telah dikenakan oleh orang lain dengan harga yang cenderung lebih murah, atau yang biasa dikenal dengan “pakaian yang sudah dipakai sebelumnya.”

Membeli pakaian pra-dicintai menawarkan banyak manfaat, termasuk fakta bahwa itu lebih murah dibandingkan dengan membeli pakaian baru, mengurangi limbah mode karena pakaian yang tidak digunakan tidak berakhir dengan pembuangan sampah, dan Kebanyakan penjual pakaian pra-dicintai umumnya menawarkan pakaian bermerek, mereka masih terlihat baru dan berkualitas, jadi untuk membeli pakaian berkualitas Anda tidak perlu banyak biaya (lebih murah).

Baca juga : Konveksi Jogja di https://www.konveksijogja.co.id

Untuk membeli pakaian preloved, itu bisa dilakukan online atau offline. Misalnya melalui berbagai platform pasar atau jejaring sosial. Anda juga dapat mengunjungi pasar vintage di daerah Anda.

Make

Selain membeli pakaian pra-cintai, membuat pakaian sendiri juga merupakan cara untuk menghemat uang. Anda dapat membeli bahan jahit sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Atau gunakan bahan yang ada untuk menjadi pakaian baru.

Tidak hanya itu, ukuran gaun yang dijahit hanya bisa disesuaikan dengan ukuran tubuh dan model pakaian yang Anda inginkan.

Buy

Jika 5 opsi di atas tidak dapat dilakukan, maka membeli pakaian baru adalah opsi terakhir yang dapat Anda lakukan. Namun sebelum membeli pakaian baru, Anda juga harus memperhatikan kebutuhan.

Tanyakan kepada diri Anda 3 hal berikut sebelum membeli pakaian baru:

  • Apakah Anda benar-benar membutuhkan baju atau hanya keinginan?
  • Seberapa sering pakaian akan dikenakan?
  • Bisakah Anda dianggap bertanggung jawab atau sampah?

Jadi, 6 hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli baju baru, Anda tidak harus membeli baju baru, kan? Kira-kira barang apa yang akan Anda buat saat membutuhkan kemeja? Jangan lupa untuk membagikan artikel ini dengan teman-teman Anda.

Ini bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *