Mengenal Bedanya Cologne, Eau de Toilette, dan Parfum

Nampaknya, parfum menjadi produk yang dibutuhkan sebagian besar orang sebelum beranjak ke luar rumah. Apa Anda salah satunya? Parfum memanglah menjadi salah satu aspek penunjang penampilan. Saat pakaian rapi, aroma badan yang wangi tentu menambah daya tarik yang membuat orang betah berlama-lama berada di dekat kita.

Tapi sayangnya, masih banyak orang yang sebatas mengenakan parfum. Pasalnya, parfum tidak hanya tersedia dalam satu jenis, melainkan tiga sampai empat jenis. Secara umum, parfum dibedakan menjadi eau de cologne, eau de toilette, dan eau de parfum. Manakah parfum yang Anda miliki? Bila Anda belum tahu jawabannya, melalui artikel ini kita akan bersama-sama mengulas tentang perbedaan ketiga jenis parfum tersebut.

Tiga Jenis Parfum dan Perbedaannya

Ketiga istilah parfum ini diambil dari bahasa Perancis, sehingga beberapa orang mungkin tak bisa menemukan perbedaan mendasar dari ketiganya. Macam-macam parfum itu dibedakan berdasarkan konsentrasi minyak esensial yang digunakan. Oleh karena mengalami perbedaan racikan awal, maka efeknya adalah durasi aroma yang berbeda antara satu dengan yang lain.

Bahan dasar yang dipakai untuk meramu parfum secara umum dinamakan esens atau bibit parfum. Di toko-toko isi ulang parfum biasanya terdapat bahan dasar aroma wangi, misalnya aroma kayu cendana, melati, bunga mawar, melati, ambergris, dan sebagian produsen menggunakan ekstrak pewangi sintesis lain.

Sebenarnya, bau esens tidak begitu menarik karena kepadatan konsentrasinya. Maka dari itu perlu diencerkan dengan mencampurkan alkohol serta air. Kombinasi bahan-bahan tersebut perlu dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman atau memiliki pengetahuan cukup, sehingga bisa diperoleh aroma wangi seperti parfum-parfum yang dijual di pasaran.

Guna memudahkan orang awam, para produsen akhirnya sepakat mencantumkan istilah-istilah tertentu yang menggambarkan proporsi dan intensitas aroma parfum. Ada tiga istilah seperti yang telah kita bahas di atas. Penjelasan selengkapnya terkait ketiga jenis parfum tersebut bisa Anda tengok di bawah ini.

Parfum atau Eau de Parfum (EDP)

Aroma yang paling kuat dari sebuah parfum digolongkan sebagai eau de parfum atau parfum. Jenis pewangi tubuh ini paling banyak dijual dan ditemukan di pasaran Indonesia. Berbagai brand merilis parfum dengan bentuk botol, harga, dan variasi-variasi lain. Bila Anda ingin membeli salah eau de parfum, saran parfum pria terbaik tanpa alkohol yang bisa Anda cek di pickybest.id untuk mempermudah proses pemilihan.

Eau de parfum mempunyai konsentrat paling tinggi, sehingga jenis parfum ini mengeluarkan aroma lebih kuat dibandingkan eau de toilette dan eau de cologne. Parfum juga mengandung zat paling halus di antara macam parfum tubuh lainnya. Kemudian, eau de parfum sedikit lebih berminyak dan umumnya menyimpan 15 – 40 persen ekstrak parfum murni.

Eau de Toilette (EDT)

Jenis pewangi tubuh setelah eau de parfum adalah eau de toilette. Parfum tipe ini menawarkan aroma lebih ringan serta menyegarkan, sementara parfum memberikan kesan aroma yang berat. Bila mengintip tabel konsentrasinya, eau de toilette lebih banyak mengandung alkohol dibandingakn bahan esensnya. Jika tertarik membeli eaud e toilette, Anda perlu mengecek ada tidaknya reaksi alergi terlebih dahulu.

Konsentrasi parfum murni pada eau de toilette berkisar 5 – 15 persen saja. Jenis parfum ini merupakan alternatif ideal untuk Anda yang ingin tetap wangi dengan bujet pas-pasan. Ukuran parfum EDT umumnya lebih banyak, sehingga Anda bisa memakainya untuk waktu lama. Aroma eau de toilette sendiri mampu bertahan sekitar 3 hingga 5 jam.

Cologne atau Eau de Cologne (EDC)

Jenis parfum terakhir yang kami bahas adalah eau de cologne atau cologne. Cologne merupakan parfum tubuh yang dapat memancarkan aroma 1 – 3 jams aja. Penggunaan esens pada cologne sekitar 5 persen saja. Bagi yang belum tahu, cologne merupakan adaptasi dari nama kota Koln di Jerman, di mana menjadi lokasi pertama kali yang mengeluarkan jenis parfum ini.

Belakangan ini, parfum jenis cologne sudah dianggap sebagai yang paling encer. Cologne memilik nilai jual paling murah, namun banyak dipilih oleh anak muda karena selain ramah di kantong remaja, cologne juga ideal untuk acara-acara santai. Cologne memiliki ciri aroma yang ringan, segar, dan berasal dari buah-buahan, misalnya lemon, jeruk, bergamot, atau neroli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *